APP Perkuat Antisipasi Kebakaran Hutan & Lahan
Kategori : Berita DMSI Posted : Kamis, 03 Mei 2018

Simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak, Riau. - Antara/Rony Muharrman

bisnis.com

3 Mei 2018

Oleh : Sri Mas Sari

http://industri.bisnis.com/read/20180503/99/791436/app-perkuat-antisipasi-kebakaran-hutan-lahan

APP Perkuat Antisipasi Kebakaran Hutan & Lahan

Bisnis.com, TANJUNG JABUNG BARAT - Asia Pulp and Paper Sinar Mas memperkuat antisipasi kebakaran hutan dan lahan dengan memperluas cakupan penanganan titik panas dan api hingga radius 5 km di luar konsesi.

Head of Fire Operational Management PT Wira Karya Sakti --pemasok bahan baku APP-- Eldi Ramadanis mengatakan area gambut yang luas di Jambi membuat provinsi itu rawan karhutla.

Apalagi, banyak masyarakat masih memiliki kebiasaan membuka lahan untuk berkebun dengan cara membakar hutan.

Di areal kerja Wira Karya Sakti (WKS), 40% areal kerja atau 40.000 ha ditetapkan sebagai fungsi lindung ekosistem gambut (FLEG).

"Kami siap. Kami berharap tidak terjadi asap yang bisa mencapai Palembang, Riau, bahkan negara tetangga," katanya, Kamis (3/5/2018).

Dia menyebutkan 49 titik api ditemukan di Jambi tahun lalu, tetapi sebagian besar berada di atas radius 5 km dari area konsesi.

Sebagai upaya pencegahan, WKS membentuk 62 kelompok masyarakat peduli api (KMPA) yang tersebar di lima kabupaten yang rawan karhutla, yakni Tanjung Jabung Barat, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, dan Tebo. Kelompok itu mencakup 1.200 personel.

Di lima kabupaten itu pula, 8 desa atau distrik disiapkan sebagai pusat aksi pencegahan kebakaran (sigahkar), yakni mendeteksi dini wilayah kebakaran. Petugas diturunkan ke lapangan untuk mengecek langsung.

Teknologi citra thermal juga diterapkan untuk mendeteksi titik api di lahan gambut. Begitu panas terdeteksi, sistem akan mengirim data secara real time sehingga lokasi titik api dapat diketahui.

Eldi yang memiliki tim beranggotakan 330 orang itu menuturkan, jika ditemukan titik panas, tim harus sampai ke lokasi kurang dari 2 jam. Durasi pengontrolan api pun ditetapkan selama 8 jam.

Di seluruh area konsesi dan sekitarnya, APP Sinar Mas tahun ini menyiapkan 2.700 personel regu pemadam kebakaran, 89 menara api, 266 pos pantau, 3 unit helikopter Superpuma dengan kapasitas angkut air 4.000 liter, 4 unit heli Bell 412 kapasitas angkut air 1.000 liter, 160 truk pemadam kebakaran, 1.150 pompa, dan 500 kendaraan patroli.

APP juga membangun 5.000 sekat kanal (canal blocking) untuk pembasahan lahan gambut secara bertahap.

 

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Bagikan

RELATED POST

Event

Pengunjung