Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama
Kategori : Berita DMSI Posted : Rabu, 10 Oktober 2018

ANTARA/DESCA LIDYA NATALIA

mediaindonesia.com

10 Oktober 2018

Penulis: Pol/P-3

http://mediaindonesia.com/read/detail/189689-indonesia-malaysia-perkuat-kerja-sama

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama

PRESIDEN Joko Widodo menerima kunjungan Deputi Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail. Pertemuan keduanya berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor, kemarin.

Itu merupakan kunjungan pertama Wan Azizah sejak dilantik sebagai deputi perdana menteri pada Mei lalu.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Mensesneg Pratikno, dan Mendikbud Muhadjir Effendy.

Sejumlah isu strategis kedua negara turut dibahas dalam pertemuan tersebut. Misalnya kelapa sawit yang merupakan komoditas unggulan kedua negara rumpun Melayu itu.

Menurut Retno, Indonesia dan Malaysia harus bekerja sama dalam rangka promosi bisnis minyak sawit yang berkelanjutan.

"Kedua negara mau tidak mau harus terus bekerja sama dalam rangka promosi sustainable sawit. Presiden mengatakan ya, dan kerja sama yang baik ini tecermin dalam CPOPC (Council of Palm Oil Producing Countries)," tandasnya.

Hal penting lain yang dibahas ialah soal pendidikan untuk anak-anak TKI di perbatasan. Pemerintah Indonesia meminta dibangun community learning center (CLC) di sejumlah wilayah perbatasan karena jumlah anak-anak TKI yang cukup banyak.

"Untuk Sabah dan Sarawak, kita sudah memiliki community learning center (CLC), tetapi untuk Semenanjung belum ada. Indonesia meminta CLC juga dapat dibentuk atau ada di Semenanjung karena jumlah anak Indonesia yang tinggal di sana cukup banyak," imbuh Retno.

Sementara itu, terkait dengan penanganan terorisme, baik Indonesia maupun Malaysia juga sepakat meningkatkan kerja sama melalui petukaran informasi intelijen.

"Indonesia dan Malaysia sudah menjalin kerja sama melawan terorisme. Indonesia siap meningkatkan pertukaran informasi intelijen dengan negara tetangga," kata Retno.

Wan Azizah menjadi politikus Malaysia ketiga yang bertemu Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berkunjung pada 29 Juni 2018.

Setelah Mahathir, giliran Anwar Ibrahim, mantan Wa-kil Perdana Menteri Malaysia, datang ke Istana Bogor pada 30 Agustus.

Wakil Presiden M Jusuf Kalla juga menerima Wan Azizah Wan Ismail di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, kemarin, antara lain untuk membahas rencana bantuan Malaysia bagi penanggulangan bencana di Palu, Sulawesi Tengah.

Wan Azizah diterima Wapres di Kantor Wakil Presiden sekitar pukul 14.15 WIB dalam pertemuan sekitar 30 menit.

Usai pertemuan, keduanya mengatakan bahwa pertemuan tersebut selain membahas peningkatan hubungan kedua negara juga membahas mengenai bantuan untuk gempa bumi di Sulawesi Tengah yang diberikan Malaysia.

Wan Azizah menyampaikan simpati dan ungkapan duka cita kepada para korban. Dalam pertemuan dengan Wakil Presiden JK tersebut, ia Malaysia berkomitmen untuk membantu penanganan gempa tersebut.

Bagikan

RELATED POST

Event

Pengunjung