
borneonews.co.id
25 Oktober 2018
Oleh Nedelya Ramadhani
https://www.borneonews.co.id/berita/107091-analis-moratorium-potensi-dongkrak-harga-minyak-sawit
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Keputusan pemerintah untuk melakukan moratorium terhadap lahan sawit di Indonesia berpotensi mengerek harga komoditas tersebut.
"Suplai yang dibatasi tersebut membuat harga sawit naik karena permintaan diperkirakan semakin meningkat. Kalau ada moratorium ini, bisa jadi memangkas produksi dan terjadi penurunan suplai CPO sehingga harga bisa naik," kata analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, di Jakarta, Kamis (25/10/2018).
Keputusan pemerintah ini, menurut Lanjar, berpengaruh kepada emiten sawit yang mulai menghijau hingga akhir pekan.
"Sentimen itu diprediksi terus berpengaruh sampai akhir tahun ini," papar dia.
Lanjar menambahkan, situasi meroketnya permintaan sawit sendiri didorong oleh kebijakan biodeisel B20. Karena itu, untuk menaikkan harga, maka pembatasan suplai diperlukan.
"Konsumsi semakin banyak gara-gara B20, tapi suplai menjadi sedikit. Akibatnya, harga naik," tutur Lanjar. (NEDELYA RAMADHANI/m)