
elshinta.com
12 September 2019
Penulis : Dhany Lukito
Editor : Sigit Kurniawan
https://elshinta.com/news/187274/2019/09/12/industri-sawit-kalsel-fokus-pada-peningkatan-produktivitas
Industri sawit Kalsel fokus pada peningkatan produktivitas
Elshinta.com - Industri kelapa sawit di Kalimantan Selatan sangat menjanjikan. Potensinya bagi pengembangan ekonomi masyarakat juga amat positif. Itu sebabnya, sesuai Perda No 2 tahun 2013 tentang Perkebunan yang berkelanjutan, selain karet komoditas kelapa sawit dikategorikan sebagai komoditas yang diprioritaskan.
“Kelapa sawit sangat membantu,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Suparmi saat menjadi pembicara di Seminar Ekonomi dengan tema “Potensi dan Dampak Industri Perkebunan Sawit bagi Perekonomian Kalimantan Selatan" di Kampus STIE Pancasetia, Banjarmasin, Kalsel.
Terkait dengan luasan lahan di provinsi dan kebijakan moratorium, menurutnya, sekarang ini industri kelapa sawit di Kalsel lebih diarahkan ke target peningkatan produktivitas. Bukan dengan membuka lahan baru.
Potensi kelapa sawit bagi perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat juga digenjot melalui kebijakan hilirasi. Misalnya dengan membangun pabrik-pabrik yang mengolah minyak sawit menjadi produk-produk turunan.
Ia juga mendorong mahasiswa dan dunia kampus untuk memanfaatkan potensi dan dampak tersebut. Terutama, dengan menjadi tenaga-tenaga yang kelak dibutuhkan bagi kemajuan industri kelapa sawit.
Kendati begitu, menurut Manajer External Relations Divisi Komunikasi PT Astra Agro Lestari Tbk, Mochamad Husni, banyak tantangan yang masih sering mendera peran serta industri kelapa sawit. Situasi tersebut dapat menghilangkan berkah kelapa sawit. Ia menyinggung betapa beruntungnya kita karena komoditas ini paling cocok dengan iklim tropis, dilaporkan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan.
Astra Agro Lestari mempunyai beberapa anak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, dan Tapin. Sesuai visi misi, menurutnya, perusahaan memang hadir dengan harapan bisa menjadi panutan dan berkontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
Secara operasional, perusahaan juga searah dengan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan PBB (Sustainable Development Goals). Di sisi lain, industri kelapa sawit mempunyai sejumlah tantangan. Terutama, maraknya kampanye negatif seputar kelapa sawit.
“Mitos-mitos buruk tersebut sudah lama terpatahkan, tapi pihak-pihak yang tidak berkenan kelapa sawit berkembang terus menyebarkan berita bohong,” kata Ketua Gabungan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalsel, Totok Dewanto, yang juga tampil sebagai pemateri.
Kampanye tersebut, menurut Totok, didasari perang dagang karena Eropa dan Amerika kuatir pasar minyak nabati dunia tergerus oleh komoditas Indonesia ini.