
kumparan.com
26 April 2017
https://kumparan.com/wiji-nurhayat/pemerintah-siap-gelontorkan-rp-550-miliar-untuk-peremajaan-sawit
Pemerintah Siap Gelontorkan Rp 550 Miliar untuk Peremajaan Sawit
Pemerintah Indonesia kini tengah fokus menjaga kinerja ekspor kelapa sawit, khususnya minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) ke berbagai negara. Untuk mendukung hal itu, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) akan menggelontorkan dana sebesar Rp 550 miliar yang akan digunakan untuk peremajaan (replanting) perkebunan kelapa sawit.
Direktur Utama BPDP-KS, Dono Boestami mengatakan peremajaan tersebut akan dilakukan pada 22 ribu hektare lahan. Nantinya, setiap hektare kebun akan menerima bantuan sebesar Rp 25 juta.
"Kami sudah terima 52 proposal dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementan. Sudah ada 4 proposal yang diidentifikasi dan diverifikasi," ujar Dono usai diskusi 'BPDP-KS dan Perkembangannya' di Novotel Hotel Pangkalpinang, Bangka, Rabu (26/4).
Dono menuturkan, realisasi anggaran untuk peremajaan sawit masih menunggu diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Pun demikian, pedoman umum Ditjen Perkebunan Kementan tentang pengajuan replanting sudah lama terbit.
Menurut Dono, pengajuan replanting akan dikabulkan jika usia kebun sudah mencapai 25 tahun dan memenuhi Standard Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Dono mengaku pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementan untuk segera melakukan tahap replanting.
"Dalam waktu dekat kami akan sosialisasi bersama Ditjen Perkebunan, karena kan kami dikejar waktu musim tanam sawit yang mau habis September nanti. Tapi untuk lebih rinci silakan tanya pihak Kementan," ujar Dono.
Sementara Ketua Dewan Pengawas BPDP-KS, Rusman Heriawan menyebutkan alokasi dana peremajaan sawit pada 2016 lalu cukup kecil hanya mencapai 4 persen dari total anggaran Rp 400 miliar. Hal itu disebabkan oleh verifikasi lahan yang terlampau rumit.
"Karena ini menyangkut bantuan untuk petani kecil. Ini untuk mematahkan dana BPDP tidak hanya untuk biodiesel," kata Rusman yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian periode 2011-2014 itu.
Rusman pun berharap dana replanting sawit nantinya bisa ditingkatkan menjadi Rp 700 miliar di tahun berikutnya. Jika disetujui Kementerian Keuangan, Rusman tak tanggung-tanggung akan merekomendasikan dana sekitar Rp 1 triliun.
"Kami harapkan tahun ini serapannya cukup baik, sehingga tahun depan bisa ditingkatkan lagi menjadi sekitar Rp 1 triliun. Nanti dananya bukan hanya dari kami, tapi juga dapat melibatkan pihak-pihak perbankan," ujar Rusman.