
analisadaily.com
24 Juli 2017
http://harian.analisadaily.com/aceh/news/kebakaran-lahan-gambut-semakin-parah/383694/2017/07/24
Meulaboh, (Analisa). Kebakar lahan gambut di Kabupaten Aceh Barat semakin parah, membuat warga sekitar lokasi titik api menjadi panik. Warga melakukan upaya antisipasi agar api tidak merambat ke permukiman mereka.
Menurut data yang diperoleh Analisa, sekarang ini kebakaran lahan gambut sudah melanda lima kecamatan, yakni Kecamatan Samatiga, Arongan Lambalek, Meureubo, Johan Pahlawan dan Woyla. Jumlah lahan gambut yang terbakar mencapai 60 hektare.
Rosdiana (35), warga Dusun Beurasok, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Minggu (23/7) kepada wartawan mengatakan, antisipasi dilakukan warga karena api yang membakar lahan sudah hampir mendekati permukiman warga desa setempat.
“Sejak pagi tadi api terus merambat, dan membesar dengan gumpalan asap tebal, maka kami yang tinggal tidak jauh dari lokasi terbakarnya lahan harus waspada dan antisipasi terhadap api, apalagi ditambah cuaca hari ini sangat panas,” ungkapnya.
Dia bersama warga Dusun Beurasok sudah mempersiapkan sejumlah ember berisikan air beserta selang, sebagai alat pemadam bila api mulai mengarah ke permukiman penduduk sekitar.“Bila apinya besar merambat ke permukiman, maka kami terpaksa mengungsi,” ujarnya.
Ia mengaku selama ini dampak dari kebakaran telah membuat warga tidak nyaman. Karena mereka harus selalu waspada terhadap semburan api yang datang secara tiba-tiba. Tak hanya itu, ketika arah angin mengarah ke permukiman mereka, gumpalan asap menyelimuti desa itu sehingga sangat mengganggu pernapasan.
“Anak saya sempat menderita batuk-batuk akibat mengalami gangguan pernapasan yang disebabkan oleh kabut asap,” jelasnya.
Akan Kerahkan Helikopter
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Yusmadi menyatakan, akibat meluasnya kebakaran lahan gambut di Aceh Barat, pihak terkait akan mengerahkan helikopter bom air untuk memadamkan api yang membakar lahan di sejumlah kecamatan.
“Meskipun kita belum menetapkan status darurat provinsi, tapi Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) Jakarta sudah mempersiapkan helikopter untuk diterjunkan ke lokasi kebakaran ini. Informasi tersebut kita dapat setelah melakukan koordinasi dengan pihak BPBN,” ujarnya.
Dikatakan, menurut pemantauan ada enam titik api yang membakar lahan gambut di Aceh Barat. Di lokasi tersebut, pihaknya terus melakukan pemantauan terutama pada lokasi yang tidak dapat dijangkau alat. Selain itu, pihak BPBA sudah mengerahkan dua unit mobil tangki air untuk membantu pihak kabupaten dalam memadamkan api.
Menurut Yusmadi, sejauh ini dampak dari kebakaran lahan gambut belum berdampak negatif terhadap masyarakat sekitar, karena api yang membakar masih terjadi di tengah hutan. Sekarang ini api sudah membakar lahan seluas 60 hektare di beberapa kecamatan dengan 6 titik.
“Kemarin kabut asap sudah masuk Kompleks Korem 012/Tu, namun hari ini kabutnya sudah menghilang karena berhasil dipadamkan. Meski demikian, kami terus melakukan pemantuan di titik rawan, agar apinya tidak merembet ke permukiman penduduk. Pemadaman api terus dilakukan pihak terkait termasuk TNI/Polri,” katanya. (agp)