Pertamina Dorong Masyarakat Kembangkan Kerajinan Pelepah Sawit
Kategori : Berita DMSI Posted : Minggu, 06 Agustus 2017

infosawit.com

6 Agustus 2017

http://www.infosawit.com/news/6777/pertamina-dorong-masyarakat-kembangkan-kerajinan-pelepah-sawit

Pertamina Dorong Masyarakat Kembangkan Kerajinan Pelepah Sawit

 

InfoSAWIT, ACEH TAMIANG- Kelapa sawit, selain dikenal sebagai salah satu bahan baku utama minyak goreng, juga menyimpan potensi ekonomi lain, yakni produk kerajinan tangan.

Per­tamina EP (PEP) Field Rantau membentuk Kelompok Pengrajin Anyaman Karya Muda di Kampung Paya Bedi, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang sejak tahun 2013.

Pembentukan kelompok kerajinan tersebut dilakukan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui produk-produk kerajinan tangan yang dibuat menggunakan limbah kelapa sawit, seperti pelepah pohon kelapa sawit.

Selain membentuk kelompok kerajinan, anggota juga didorong untuk memiliki sumber ekonomi baru dan berkelanjutan dengan badan usaha berbentuk koperasi.

Field Manager PEP Rantau, Richard Muthalib menjelaskan, untuk meningkatkan kemampuan mitra binaan, Pertamina telah menunjuk LP2K untuk mendampingi kelompok pengrajin dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam rangka penguatan kelompok, pemasaran, permodalan.

Selama empat tahun dalam pembinaan, Karya Muda sudah mendapat bantuan sebesar Rp 700 juta."Pertamina mendanai penyediaan mesin tenun, bahan baku, seperti kain, benang, serta memberi pendampingan dengan mitra agar usahanya kokoh dan berkelanjutan," jelasnya seperti ditulis Kompas.

Selain limbah kelapa sawit, lanjut Richard, kelompok ibu rumah tangga berjumlah 24 orang ini juga mencari bahan baku lain, seperti lalang, eceng gondok, serat gedebong pisang, daun serai untuk mengembangkan produk anyamannya.

Sebagian dari mereka menjadi pengumpul dan kemudian dibeli koperasi. Sebagian lainnya menjadi penenun, pembuat pola dan menganyam. Upah kerja mereka setelah dikurangi bahan baku rata-rata Rp 30.000 per produk.(T3)

Bagikan

RELATED POST

Event

Pengunjung