
mediaindonesia.com
11 September 2017
(Ant/E-3)
http://mediaindonesia.com/news/read/121740/potensi-ekspor-impor-dengan-kazakhstan-terbuka/2017-09-11
WAKIL Presiden Jusuf Kalla menyampaikan ada potensi bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor dan impor yang belum optimal dengan Kazakhstan. "Selama ini hubungan perdagangan juga boleh dibilang masih kecil. Itu karena jarak juga tidak mudah. Namun, ada potensi untuk tingkatkan ekspor dan impor kita dari Kazakhstan," ungkap Wapres sebelum melakukan kunjungan kehormatan kepada PM Kazakhstan Bakytzhan Sagintayev di Astana, Kazakhstan, Sabtu (9/9).
Wapres mengatakan potensi ekspor dan impor itu, misalnya, terigu dari Kazakhstan, serta minyak kelapa sawit, kopi, dan teh dari Indonesia. Menurut Wapres, rendahnya tingkat ekspor-impor dengan Kazakhstan disebabkan jarak yang cukup jauh dengan Indonesia dan sulitnya transportasi serta tidak ada pelabuhan di Kazakhstan yang tidak memiliki laut.
Selain membicarakan potensi ekspor-impor, dalam pertemuan bilateral itu, Wapres juga mengambil kesempatan meminta dukungan tentang beberapa hal dan membicarakan implementasi seluruh program negara Islam di bidang teknologi. Wapres melakukan lawatan ke Kazakhstan dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pertama Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tentang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).