PPKS Siapkan Bibit untuk Replanting Sawit Sumut
Kategori : Berita DMSI Posted : Minggu, 05 November 2017

Ilustrasi. Ant/IGGOY EL FITRA.

metrotvnews.com

5 November 2017

http://ekonomi.metrotvnews.com/mikro/nbw312xb-ppks-siapkan-bibit-untuk-replanting-sawit-sumut

 

PPKS Siapkan Bibit untuk Replanting Sawit Sumut

Metrotvnews.com, Medan: Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) bersiap menyiapkan 500-750 bibit unggul siap tanam untuk tahap awal acara launching replanting sawit petani di Sumut akhir November.


"Pra Support 500-750 bibit unggul siap tanam disiapkan PPKS untuk program replanting kebun sawit petani Sumut dengan dana BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit)," ujar Direktur PPKS Hasril Hasan Siregar di Medan, dikutip dari Antara, Minggu 5 November 2017. 

 

Untuk tahap awal di acara peluncuran yang menurut rencana diresmikan Presiden Joko Widodo, bibit unggul yang disiapkan PPKS adalah DxP PPKS 540. Kesiapan PPKS di Sumut seperti yang juga dilakukan pada program serupa di Muba, Provinsi Sumatera Selatan.


"Untuk selanjutnya pasokan bibit setelah ada Surat Perjanjian Penyediaan Bibit Unggul antara kelompok tani/gabungan kelompok tani/koperasi petani dengan PPKS serta pendampingan dan lainnya," ujarnya.


Kepala Dinas Perkebunan Kelapa Sawit Sumut Herawati menyebutkan, untuk program replanting sawit petani yang menggunakan dana perkebunan sawit dewasa ini sedang masa persiapan dokumen.

 
Menurut dia, potensi yang sudah masuk ada seluas 5.400 hektare (ha). Harapannya, kata Herawati, petani dan kelompok tani bisa melengkapi seluruh berkas yang dibutukan.


"Sabtu, 4 November tim sudah melakukan verifikasi berkas dari petani di Langkat seluas 200 ha, Serdang bedagai 150 ha dan Labuhanbatu Selatan seluas 500 ha," ujar Herawati.


Dia mengakui, empat pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumut mengusulkan permohonan peremajaan tanaman sawit petani.

Usulan itu disampaikan saat tim dari Ditjen Perkebunan melakukan sosialisasi pelaksanaan peremajaan sawit dengan dana BPDPKS.


Menurut dia, Serdang Bedagai mengusulkan permohonan peremajaan (replanting) 150 ha lahan sawit petaninya yang berada di kawasan Desa Paya Pinang. Kemudian, di Langkat seluas 400 ha, Labuhanbatu Selatan 300 ha, dan Labuhanbatu 260 ha.


Di Langkat, peremajaan diusulkan dilakukan di Kecamatan Selesai yang merupakan petani eks perkebunan inti rakyat lokal (Pirlok). Sedangkan di Labuhanbatu Selatan juga petani eks Pirlok di Aek Raso.


Usulan itu ditanggapi tim dengan serius dengan meminta pemerintah kabupaten dan petani untuk melengkapi berkas-berkas yang diperlukan guna program peremajaan dengan dana BPDPKS tersebut.


"Kalau administrasi sudah beres dan disetujui BPDPKS, maka program peremajaan sawit itu akan dilaunching 25 November oleh Presiden Joko Widodo," katanya.


Dia menegaskan, peran pemerintah kabupaten dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) akan memberikan peran besar dalam mendukung program replanting itu.



(SAW)

Bagikan

RELATED POST

Event

Pengunjung