DMSI Tetapkan Hari Sawit
Kategori : Berita DMSI Posted : Senin, 20 November 2017

analisadaily.com

20 November 2017

http://harian.analisadaily.com/ekonomi/news/dmsi-tetapkan-hari-sawit/454919/2017/11/20

DMSI Tetapkan Hari Sawit

Medan, (Analisa). Direktur Jenderal Perkebunan Ke­men­terian Pertanian Bambang mene­gaskan Hari Sawit Indonesia 18 November yang diusulkan Dewan Minyak Sawit Indonesia akan menjadi pekerjaan rumah untuk diusulkan menjadi keteta­pan pemerintah.

“Saya memberi apresiasi kepada DM­­SI tentang Hari Sawit Indonesia pa­da 18 November, dan itu akan diusul­kan dan diharapkan bisa men­dapat pene­tapan dari Menteri Pertanian,”ujar Bam­bang di Medan, Sabtu. Dia mengatakan itu pada acara pe­ringatan Hari Sawit Indonesia 18 November dan deklarasi usulan Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) men­jadi Dewan Sawit Indonesia (DSI).

Menurut Bambang, Hari Sawit Indonesia dinilai wajar ada karena kon­tribusi sawit cukup besar pada Produk Domestik Bruto sektor per­kebunan.

Dari sekitar Rp4OOan triliun PDB sektor perkebunan, kontribusi sawit men­capai Rp234 triliun. “Dengan ada­nya Hari Sawit Indonesia diharapkan menjadi pendorong ke­majuan sawit Indonesia yang berke­lan­jutan,” katanya.

Dia menyebutkan, pekerjaan rumah Indonesia dalam sektor persawitan ma­sih cukup banyak, seperti produkti­vitas dan rendahnya mutu hasil sawit petani.

Padahal dari 11,9 juta hektare sawit secara nasional, ada 4, 7 juta hektare lahan milik petani.

Ketua Umum DMSI Derom Bangun menyebutkan, usulan 18 November se­bagai Hari Sawit Indonesia mengacu pada penelitian sejarah kelapa sawit di Indonesia dengan referensi dari literatur yang terdapat di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.

Hasil penelitian Direktur PPKS Me­dan Hasril Hasan Siregar dan tim, me­nemukan fakta bahwa tanggal 18 November 1911, sawit ditanam secara ko­mer­sial di areal konsesi Poeloe Radja (Pulu Raja, red) dengan modal 1,4 juta Franc Belgia.

Berdasarkan data pada akhir tahun 1942, luas tanaman sawit di kawasan itu sudah mencapai 440 hektare.

Dewasa ini Pulu Raja berada di ba­wah naungan PTPN IV dengan luas ta­­naman sekitar 3.700 hektare. Peri­ngatan Hari Sawit Indonesia sendiri ber­tujuan gar bisa mendorong sesuatu lang­kah bersama demi perbaikan dan kema­juan sawit Indonesia.

“Langkah bersama dinilai perlu dila­kukan karena sebagai negara penghasil sawit terbesar dunia, Indonesia juga meng­hadapi tantangan besar juga,” kata Derom. (Ant)

Bagikan

RELATED POST

Event

Pengunjung