
borneonews.co.id
28 Desember 2017
http://www.borneonews.co.id/berita/82341-uji-efikasi-beberapa-fungisida-untuk-kendalikan-
penyakit-busuk-pangkal-pupus-di-tanaman-belum-menghasilkan
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penyakit busuk pangkal pupus (SBR) banyak dijumpai dengan intensitas tinggi pada fase tanaman belum menghasilkan (TBM). Ini menyebabkan pembusukan pada pangkal daun tombak hingga ke titik tumbuh tanaman sawit. Beberapa fungisida yang digunakan belum memberikan hasil baik dalam mengendalikan penyakit busuk pangkal pupus.
“Oleh karena itu Sulung Research Station melakukan penelitian guna mengetahui keefektifan berbagai fungisida untuk mengendalikan penyakit busuk pangkal pupus (Spear Base Rot) pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan,” ujar Head of Research Sulung Research Station (SRS) PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Fizrul Indra Lubis kepada Borneonews, baru-baru ini.
Penelitian berlangsung di Batu Kotam Estate Afdeling OF blok H 02 milik PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). Pada penelitian ini, ada beberapa fungisida yang diuji untuk mengetahui keefektifan fungisida dalam mengendalikan penyakit busuk pangkal pupus.
Berdasarkan hasil analisa penelitian ini, “Fungisida tembaga oksisulfat dan mancozeb memberikan pengaruh yang baik dalam menumbuhkan tunas atau pelepah baru” kata Riana, plant pathologist SRS.